MENJADI RUMAH SAKIT RUJUKAN PELAYANAN KESEHATAN BAGI MASYARAKAT BREBES DAN SEKITARNYA YANG BERMUTU, MEMUASKAN DAN MANDIRI
Ns. EDY RAHARJA, S.Kep 3 Oktober 2016

 

RSUD Brebes. PPI-RSUD Brebes bekerja sama dengan PT Global Dispo Medika sebagai penyedia produk Alat Kesehatan, untuk yang keduakalinya mengadakan Transfer Knowledge PPI tentang “HAIs Phlebitis” pada hari Selasa, 20 September 2016, bertempat di Aula RSUD Brebes yang diikuti oleh semua IPCLN, Kepala Ruang, CSSD, Anggota TIM PPI, Bidang Keperawatan dan Penunjang.

“Bukan hanya dalam rangka menyongsong Akreditasi Rumah Sakit saja kegiatan Transfer knowledge seperti ini dilaksanakan, tetapi diharapkan menjadi agenda rutin yang bisa dilakukan demi update ilmu pengetahuan khususnya tentang Upaya Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Rumah Sakit” demikian sepenggal sambutan dari Direktur RSUD Brebes yang diwakili oleh dr. Khaerudin Bakhri, M.HKes

Kegiatan Transfer Knowledge akan rutin dilaksanakan karena telah menjadi program dan agenda resmi dari Komite PPI-RSUD Brebes, karena semua tahu bahwa Infeksi Rumah Sakit (IRS) akan selalu ada dan merupakan persoalan serius yang dapat menyebabkan baik secara langsung atau tidak langsung kecacatan bahkan kematian pasien. Sehingga dibutuhkan komitmen semua pihak yang berada di lingkungan Rumah Sakit dalam upaya mencegah atau meminimalisir angka kejadiannya.

Phlebitis merupakan peradangan pembuluh darah balik yag dapat di sebabkan oleh proses Mekanik, Kimia dan atau Biologis/ Kuman. Tranfer knowledge kali ini membedah bagaimana agar kejadian Phlebitis dapat di cegah. Tekhnik Insersi IV Catheter, Preparasi Kulit sebelum Insersi, pemakaian Dressing, Perawatan dan Tekhnik Removal IV Catheter yang sesuai dengan Prosedur serta menerapkan Bundle HAIs merupakan upaya mencegah angka kejadian Infeksi Pembuluh darah balik karena pemasangan infuse. ”Kasus Infeksi pembuluh darah balik (Phlebitis) memang banyak factor yang mempengaruhi dan menjadi tanggung jawab semua untuk terus berupaya mengurangi Insiden Ratenya” seperti yang di jelaskan oleh narasumber dari IPCN, Ns. Edy Raharja, S.Kep. dalam kesimpulan akhirnya.

Sementara itu narasumber Ns. Heri Prasetia S.Kep, RN, CPS, NLP (PT. Global Dispo Medika) menyampaikan bahwa tujuan terapi intravena memberikan atau menggantikan cairan tubuh yang mengandung air, elektrolit, vitamin, protein, lemak, dan kalori, yang tidak dapat dipertahankan secara adekuat melalui oral, memperbaiki keseimbangan asam-basa, memperbaiki volume komponen-komponen darah, memberikan jalan masuk untuk pemberian obat-obatan kedalam tubuh, memonitor tekanan vena sentral (CVP), memberikan nutrisi pada saat system pencernaan diistirahatkan. Selain itu ada praktik dari PT. GDM kepada staff RSUD Brebes mengenai pemasangan teknik insersi IV Catater.

Harapan yang ingin dicapai dari acara tersebut adalah agar terciptanya pola pikir dan persepsi yang sama kepada semua tenaga medis dan keperawatan tentang cara mencegah kejadian Phlebitis di Rumah Sakit akibat pemasangan infus.