MENJADI RUMAH SAKIT RUJUKAN PELAYANAN KESEHATAN BAGI MASYARAKAT BREBES DAN SEKITARNYA YANG BERMUTU, MEMUASKAN DAN MANDIRI
Chrislianik 8 Juli 2015

Bulan Ramadhan adalah bulan penuh berkah dan waktu untuk menambah pahala, lalu bagaimana dengan puasa bagi pasien yang menderita hipertensi? Berikut beberapa hal yang perlu diketahui bagi para penderita hipertensi agar tetap dapat menjalankan ibadah puasa di bulan ramadhan ini.

Puasa bagi pasien hipertensi bermanfaaat untuk menurunkan tekanan darah. Sebab, ketika berpuasa tubuh akan terasa tenang, damai, memberikan efek relaksasi, tentunya tekanan darah akan menjadi baik. Jika pada saat tidak bepuasa tekanan darah tinggi, seiring dengan berpuasa maka tekanan darah akan turun. Karena ketika berpuasa tentunya asupan makan sehari-hari berkurang, terlebih garam karena garam pemicu hipertensi.

Pasien hipertensi atau yang memiliki tekanan darah tinggi boleh-boleh saja berpuasa, namun dengan beberapa catatan yaitu :

  1. Fungsi ginjal masih baik
  2. Bagi pasien hipertensi stadium 1 - 3 masih diperbolehkan berpuasa
  3. Bagi pasien hipertensi stadium 4 dan 5 yang ingin berpuasa ditakutkan malah akan memperburuk kondisi tubuh pasien. Karena pasien akan merasa dehidrasi dan kekurangan cairan hebat, fungsi ginjal akan terganggu

Terlepas dari tiga catatan diatas, para pasien penderita hipertensi hendaknya tetap melakukan konsultasi pada dokter mengenai kondosinya jika akan berpuasa. Pasien hipertensi perlu memperhatikan beberapa contoh asupan mineral yang masuk kedalam tubuh. Seperti yang sudah banyak diketahui bahwa pasien hipertensi tidak dianjurkan mengkonsumsi makanan yang mengandung garam berlebih karena garam mengandung natrium. Pasien hipertensi justru dianjurkan mengkonsumsi makanan yang mengandung kalium, seperti penjelasan dibawah ini :

  1. Kalium

Kalium dapat merelaksasikan pembuluh darah. Kalium juga dapat membantu ginjal untuk menyaring natrium dan membantu mengeluarkan natrium dari dalam darah, sehingga secara tidak langsung dapat menurunkan tekanan darah pada penderita tekanan darah tinggi. Kalium terdapat pada seluruh sayur dan buah, salah satunya yang tinggi kalium itu belimbing, seledri, wortel, melon, pisang dan kurma.

  1. Natrium

Natrium merupakan nutrisi penting untuk mempertahankan mempertahankan volume darah, mengatur keseimbangan air dalam sel, dan menjaga fungsi saraf. Ginjal mengontrol keseimbangan natrium dengan meningkatkan atau menurunkan natrium dalam urin. Namun, jika kadar natrium dalam tubuh ginjal tidak dapat mengeluarkannya lagi dan garam-garam akan tersimpan di aliran darah. Sifat fisik garam adalah menarik air. Jika terlalu banyak garam dalam darah, garam akan menarik air lebih banyak lagi ke dalam darah. Kelebihan air akan meningkatkan volume darah yang meningkatkan tekanan darah. Inilah mekanisme terjadinya peningkatan tekan darah (hipertensi).